Renungan Buat yang Sibuk Berkarir

•September 16, 2008 • 1 Comment

 

 

Seperti biasa Rudi, Kepala Cabang di sebuah perusahaan swasta terkemuka di Jakarta, tiba di rumahnya pada pukul 9 malam. Tidak seperti biasanya, Imron, putra

pertamanya yang baru duduk di kelas dua SD yang membukakan pintu. Ia nampaknya sudah menunggu cukup lama.

 

“Kok, belum tidur?” sapa Rudi sambil mencium anaknya. Biasanya, Imron memang sudah lelap ketika ia pulang dan baru terjaga ketika ia akan berangkat ke kantor pagi hari.

 

Sambil membuntuti sang ayah menuju ruang keluarga, Imron menjawab, “Aku nunggu Ayah pulang. Sebab aku mau tanya berapa sih gaji Ayah?”

 

“Lho, tumben, kok nanya gaji Ayah? Mau minta uang lagi, ya?”

 

“Ah, enggak. Pengen tahu aja.”

 

“Oke. Kamu boleh hitung sendiri. Setiap hari Ayah bekerja sekitar 10 jam dan dibayar Rp 400.000,-. Dan setiap bulan rata-rata dihitung 22 hari kerja. Sabtu dan minggu libur, kadang sabtu Ayah masih lembur. Jadi, gaji Ayah dalam satu bulan berapa, hayo?”

 

Imron berlari mengambil kertas dan pensilnya dari meja belajar, sementara ayahnya melepas sepatu dan menyalakan televisi. Ketika Rudi beranjak menuju kamar untuk berganti pakaian, Imron berlari mengikutinya.

“Kalau satu hari ayah dibayar Rp 400.000,- untuk 10 jam, berarti satu jam ayah digaji Rp 40.000,- dong,” katanya.

 

 “Wah, pinter kamu. Sudah, sekarang cuci kaki, bobok,” perintah Rudi. Tetapi Imron tak beranjak.

 

Sambil menyaksikan ayahnya berganti pakaian, Imron kembali bertanya, “Ayah, aku boleh pinjam uang Rp 5.000,- nggak?”

 

“Sudah, nggak usah macam-macam lagi. Buat apa minta uang malam-malam begini? Ayah capek. Dan mau mandi dulu. Tidurlah.”

 

“Tapi, Ayah…” Kesabaran Rudi habis.

 

“Ayah bilang tidur!” hardiknya mengejutkan Imron.

 

Anak kecil itu pun berbalik menuju kamarnya.

 

Usai mandi, Rudi nampak menyesali hardikannya. Ia pun menengok Imron di kamar tidurnya. Anak kesayangannya itu belum tidur. Imron didapatinya sedang terisak-isak

pelan sambil memegang uang Rp. 15.000,- di tangannya.

Sambil berbaring dan mengelus kepala bocah kecil itu, Rudi berkata, “Maafkan Ayah, Nak. Ayah sayang sama Imron.Buat apa sih minta uang malam-malam begini? Kalau mau beli mainan, besok’ kan bisa. Jangankan Rp5.000,- lebih dari itu pun ayah kasih.”

 

“Ayah, aku nggak minta uang. Aku pinjam. Nanti aku kembalikan kalau sudah menabung lagi dari uang jajan selama minggu ini.”

 

“Iya,iya, tapi buat apa?” tanya Rudi lembut.

 

“Aku menunggu Ayah dari jam 8. Aku mau ajak Ayah main ular tangga. Tiga puluh menit saja. Ibu sering bilang kalau waktu Ayah itu sangat berharga. Jadi, aku mau beli waktu ayah. Aku buka tabunganku, ada Rp 15.000,-. Tapi karena Ayah bilang satu jam Ayah dibayar Rp 40.000,-, maka setengah jam harus Rp 20.000,-. Duit tabunganku kurang Rp 5.000,- . Makanya aku mau pinjam dari Ayah,” kata Imron polos.

 

Rudi terdiam. Ia kehilangan kata-kata. Dipeluknya bocah kecil itu erat-erat dengan perasaan haru. Dia baru menyadari, ternyata limpahan harta yang dia berikan selama ini, tidak cukup untuk “membeli” kebahagiaan anaknya. ***

Nasib Cowo Jelek

•September 15, 2008 • 2 Comments

Kalo cowok ganteng pendiam
cewek2 bilang: woow, cool banget…
kalo cowok jelek pendiam
cewek2 bilang: ih kuper…

Kalo cowok ganteng jomblo
cewek2 bilang: pasti dia perfeksionis
kalo cowok jelek jomblo
cewek2 bilang: sudah jelas…kagak laku…

Kalo cowok ganteng berbuat jahat
cewek2 bilang: no body’s perfect
kalo cowok jelek berbuat jahat
cewek2 bilang: pantes…tampangnya kriminal

Kalo cowok ganteng nolongin cewe yang diganggu preman
cewek2 bilang: wuih jantan…kayak di filem2
kalo cowok jelek nolongin cewe yang diganggu preman
cewek2 bilang: pasti premannya temennya dia…

Kalo cowok ganteng dapet cewek cantik
cewek2 bilang: klop…serasi banget…
kalo cowok jelek dapet cewek cantik
cewek2 bilang: pasti main dukun…

Kalo cowok ganteng diputusin cewek
cewek2 bilang: jangan sedih, khan masih ada aku…
kalo cowok jelek diputusin cewek
cewek2 bilang:…(terdiam, tapi telunjuknya meliuk-liuk dari atas ke
bawah)…

Kalo cowok ganteng ngaku indo
cewek2 bilang: emang mirip-mirip bule sih…
kalo cowok jelek ngaku indo
cewek2 bilang: pasti ibunya Jawa bapaknya robot…

Kalo cowok ganteng penyayang binatang
cewek2 bilang: perasaannya halus…penuh cinta kasih
kalo cowok jelek penyayang binatang
cewek2 bilang: sesama keluarga emang harus menyayangi…

Kalo cowok ganteng bawa BMW
cewek2 bilang: matching…keren luar dalem
kalo cowok jelek bawa BMW
cewek2 bilang: mas majikannya mana?…

Kalo cowok ganteng males difoto
cewek2 bilang: pasti takut fotonya kesebar-sebar
kalo cowok jelek males difoto
cewek2 bilang: nggak tega ngeliat hasil cetakannya ya?…

Kalo cowok ganteng naek motor gede
cewek2 bilang: wah kayak lorenzo lamas…
kalo cowok jelek naek motor gede
cewek2 bilang: awas!! mandragade lewat…

Kalo cowok ganteng nuangin air ke gelas cewek
cewek2 bilang: ini baru cowok gentlemen
kalo cowok jelek nuangin air ke gelas cewek
cewek2 bilang: naluri pembantu, emang gitu..

Kalo cowok ganteng bersedih hati
cewek2 bilang: let me be your shoulder to cry on
kalo cowok2 jelek bersedih hati
cewek2 bilang: cengeng amat!!…laki-laki bukan sih?

Kalo cowok ganteng baca tulisan ini
langsung ngaca sambil senyum2 kecil,
lalu berkata  : life is beautifull…

Kalo cowok jelek baca tulisan ini,
Frustasi, ngambil tali jemuran, trus triak
sekeras-kerasnya : HIDUP INI KEJAAAAMMM….!!

(dari Milis Tetangga)

Apakah Dia Mencintaimu?

•September 12, 2008 • Leave a Comment

1. Dia akan ada disaat kamu membutuhkannya, dia akan datang saat kamu memerlukannya.

2. Kalau kamu sudah memiliki pacar atau kekasih, ia tidak peduli. Buat dia yang penting kamu bahagia dan kamu tetap impiannya.

3.  Orang yang mencintai kamu selalu selalu menerima kamu apa adanya. Dimatanya, kamu selalu yang  tercantik/tertampan walaupun mungkin kamu merasa berat badan kamu sudah berlebihan atau kamu merasa kegemukan.

4. Orang yang mencintai kamu selalu ingin tahu tentang apa saja yang kamu lalui sepanjang hari ini. Ia ingin tahu kegiatan kamu.

5. Orang yang mencintai kamu akan mengirimkan sms seperti ’slmt pagi”, “selamat hari minggu”, “selamat tidur” walaupun kamu tidak membalas pesannya.

6. Ketika kamu berulang tahun dan kamu tidak mengundangnya, setidaknya dia akan menelepon untuk mengucapkan selamat atau mengirim pesan.

7. Orang yang mencintai kamu akan selalu mengingat setiap kejadian yang ia lalui bersama kamu, bahkan mungkin kejadian yang kamu sendiri sudah lupa detailnya, karena saat itu adalah sesuatu yang berharga untuknya.

8. Orang yang mencintai kamu selalu mengingat tiap kata-kata yang kamu ucapkan, bahkan mungkin kata-kata yang kamu sendiri lupa pernah mengatakannya.

9. Orang yang mencintai kamu akan belajar menyukai lagu-lagu kesukaanmu, bahkan mungkin meminjam CD/kaset kamu, karena ia ingin tahu kesukaanmu, kesukaanmu kesukaannya juga.

10. Kalau terakhir kali kalian bertemu kamu sedang sakit mungkin flu, terkilir, atau sakit gigi, beberapa hari kemudian ia akan mengirim sms dan menanyakan keadaanmu, karena ia mengkhawatirkanmu.

11. Kalau kamu bilang akan menghadapi ujian ia akan menanyakan kapan ujian itu, dan saat harinya tiba ia akan mengirimkan sms ‘good luck” untuk menyemangati kamu.

12. Orang yang mencintai kamu akan memberikan suatu barang miliknya yang mungkin buat kamu itu adalah sesuatu yang biasa, tetapi itu adalah sesuatu yang istimewa buatnya.

13. Orang yang mencintai kamu akan terdiam sesaat, saat sedang berbicara di telepon dengan kamu, sehingga kamu menjadi bingung. Saat itu dia merasa sangat gugup karena kamu telah mengguncang dunianya.

14. Orang yang mencintai kamu selalu ingin berada di dekatmu dan ingin menghabiskan hari-harinya denganmu.

15. Jika suatu saat kamu harus pindah ke kota lain untuk waktu yang lain, ia akan memberikan nasehat supaya kamu waspada dengan lingkungan yang bisa membawa pengaruh buruk bagimu.

16. Orang yang mencintai kamu bertindak lebih seperti saudara daripada seperti seorang kekasih.

17. Orang yang mencintai kamu sering melakukan hal-hal yang konyol seperti menelponmu 100 kali dalam sehari, atau membangunkanmu di tengah malam, karena ia mengirim sms atau meneleponmu. Karena saat itu ia sedang memikirkan kamu.

18. Orang yang mencintai kamu kadang merindukanmu dan melakukan hal2 yang membuat kamu jengkel atau gila. Saat kamu bilang tindakannya membuatmu terganggu, ia akan minta maaf dan tak akan melakukannya lagi.

19. Jika kamu memintanya untuk mengajarimu sesuatu maka ia akan mengajarimu dengan sabar, walaupun mungkin kamu orang yang terbodoh di dunia!

20. Kalau kamu melihat handphone-nya maka namamu akan menghiasi sebagian besar inbox-nya. Ya, ia masih menyimpan pesan dari kamu meskipun pesan itu sudah kamu kirim sejak bertahun-tahun yang lalu.

21. Dan jika kamu menghindarinya atau memberi reaksi penolakan, ia akan menyadarinya dan menghilang dari kehidupanmu, walaupun hal itu akan membunuh hatinya.

22. Jika suatu saat kamu merindukannya dan ingin memberinya kesempatan, ia akan ada disana menunggumu, karena ia tak pernah mencari orang lain.Ya, Ia selalu menunggumu.

Adakah orang yang memperlakukan kamu dengan cara2 seperti diatas? Kalau ada, jangan pernah kamu abaikan orang tersebut. Kamu akan menyesal melakukannya karena ia hanya akan datang sekali di kehidupanmu.

(dari milis tetangga)

Laki-Laki Sejati

•September 9, 2008 • 1 Comment

Laki-laki Sejati,
bukanlah dilihat dari bahunya yang kekar,
tetapi dari kasih sayangnya pada orang disekitarnya…

Laki-laki sejati,
bukanlah dilihat dari suaranya yang lantang,
tetapi dari kelembutannya mengatakan kebenaran…

Laki-laki sejati,
bukanlah dilihat dari jumlah sahabat di sekitarnya,
tetapi dari sikap bersahabatnya pada sesama manusia …

Laki-laki sejati,
bukanlah dilihat dari bagaimana dia dihormati di tempat bekerja,
tetapi bagaimana dia dihormati di dalam rumah…

Laki-laki sejati,
bukanlah dilihat dari kerasnya pukulan,
tetapi dari sikap bijaknya memahami persoalan…

Laki-laki sejati,
bukanlah dilihat dari dadanya yang bidang,
tetapi dari hati yang ada dibalik itu…

Laki-laki sejati,
bukanlah dilihat dari banyaknya wanita yang memuja,
tetapi komitmennya terhadap wanita yang dicintainya…

Laki-laki sejati,
bukanlah dilihat dari jumlah barbel yang dibebankan,
tetapi dari tabahnya dia menghadapi lika-liku kehidupan…

Laki-laki Sejati,
bukanlah dilihat dari kerasnya membaca kitab suci,
tetapi dari konsistennya dia menjalankan apa yang ia baca…

Kehadirannya tidak menyolok, karena ia terselip diantara hiruk pikuknya kehidupan
Tapi dia bisa ditemukan, dengan membuka mata hati, serta mempertajam nurani
Dan dia hanya datang sekali dalam hidup seseorang, karena cintanya tidak terbagi

(dari milis tetangga)

Ibu

•July 3, 2008 • Leave a Comment

Ibu,
Mengenangmu adalah…
Bagai membentangkan rona jingga senja
Dipelupuk mataku

Aku ingat,
kalau malam Ibu sering bilang,
“nak …pijiti ibu ya …
badan ibu pegal sekali,
serasa tulang ibu mau copot semuanya.”

Ahh …ibu…
Kau selalu rela libas tubuh rentamu
Berletih-letih bekerja di usia tuamu
Demi tebusan masa depan buah hatimu

Ibu,
Diantara kerdil baktiku untukmu
Izinkan kucium punggung tanganmu
Agar bisa kurasakan usap belai telapak tanganmu
Di atas rambutku

Berharap bisa rasakan lagi
rengkuh damai dan peluk cintamu
diantara lantunan
do’a panjangmu digelap malam
untuk semua anak-anakmu

 

(dari seorang kawan) 

Surat seorang lelaki kepada bulan

•June 15, 2008 • 1 Comment

Aku tidak pernah tahu apakah aku berhak untuk merasa cemburu
Namun setiap kamu bercerita tentang laki-laki mu
Perasaan itu selalu saja menyerangku
Aku merasa kalah
Dia telah berhasil merebut hatimu dan aku tak pernah mampu
Dia telah mengisi satu sudut dari hatimu, dan aku tidak
Maka aku bertanya pada Tuhan, dan mengadu
Tentang perasaan cemburu yang tidak memiliki alasan itu
Tetapi barangkali memang seperti itulah
Semua mengalir karena kehendak Tuhan

Aku sendiri tidak pernah menyangka
Bertemu denganmu dan memiliki perasaan ini

Belakangan aku mulai menyukai gerimis
Karena dialah aku memiliki kesempatan untuk berteduh di emper toko
Dan ketika itulah, aku memiliki waktu untuk memikirkan keinginan-keinginanku
Karena air tempiasan yang jatuh pelan-pelan, selalu memberi kemungkinan
Dan pada genangan di pinggir jalan, aku bisa becermin
Entahlah, meski tidak begitu pandai aku ternyata juga bisa menangis
Memikirkan kelokan-kelokan hidup yang mesti dijalani
Sudah begitu lama, aku tidak merawat semangatku
Dan aku mulai lupa berkebun dan menanam bunga-bunga
Bahkan aku mulai kehilangan ingatan
Tentang keharuma melati, mawar dan anyelir
Aku sudah terlalu jauh berjalan sendirian
Menikmati sepi sebagai kawan sejati
Dan kenangan-kenangan menjadi kekasih

Maka jika boleh aku meminta
Mulailah untuk belajar memahami perasaanku
Karena aku sudah terlalu dalam masuk dan melayang jatuh
Tanpa mampu menggapai
Salama masih ada waktu untuk itu

Dan sebelum kau menemukan pelabuhan abadi
Maka jadilah angin musim semi yang hangat bagiku
Dan sebelum layer kapal kau tegakkan
Untuk membelah laut bersama nahkoda yang kau pilih
Sudilah menjadi nampan tempat aku menaruh segala cerita


Berilah aku kenangan yang indah
Yang bisa aku jadikan alasan, untuk tegak berdiri di bibir dermaga
Melambaikan tangan sambil tersenyum melepasmu
Meski dengan dada teriris belati
Suatu ketika nanti

(dari seorang kawan)

 

Cinta di ujung musim gugur

•June 13, 2008 • 3 Comments

Mula dari kaulah
Segala yang mempersona aku lalui
Menerbitkan kisah
di antara gesekan daun kering
yang menandai musim gugur akan berakhir
segera

tetapi apakah cinta ini mengikuti musim
dan gugur jua seperti dedaunan
karena hanya engkaulah yang kukenang
begitu bermula, begitulah akhirnya

(dari seorang kawan)

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.